[Desainer] Jenis Kain yang Cocok Buat Model Baju Terbaru

CarakusJenis Kain. Jika kita berbicara tentang desainer pasti tidak luput dengan pembahasan kain dan juga model baju. Banyak sekali jenis kain yang pastinya tidak sembarangan bagi desainer membuat sebuah model baju lalu asal sembarangan menggunakan kain yang tidak pas dengan struktur desainnya.

Nah, ini perlu dipahami bagi desainer-desainer pemula karena salah pemilihan kain akan membuat jobnya berakibat fatal, jangan sampai merusak reputasi atas karya yang telah kita keluarkan.

Karena dari saya sendiri melihat teramat banyak model-model baju yang sungguh menarik akan tetapi jenis kain yang digunakan sangat tidak mecing jadi sangat disayangkan sudah susah-susah membuat model dengan karya yang begitu menakjubkan namun skor akhirnya menjadi tidak memuaskan. Maka dari itu, mari kita ulas berikut ini beberapa model kain yang cocok sesuai dengan model baju terbaru.

Macam-macam Jenis Kain

Teramat banyak sekali jenis kain yang bisa kita temui di pasar maupun di toko-toko kain, tentunya dari khas sebuah kain berbeda dengan ciri khas kain lainnya. Sangat bermacam-macam seperti biasa kita ketahui ada yang berjenis licin, kain kasar, tebal, dingin, dan juga ada yang elastis

Seperti yang saya niatkan dari awal, saya hanya ingin Sharring atau menguak sebuah unek-unek yang ada di pikiran saya dan tentunya dengan pengetahuan saya yang mungkin kurang sejalan dengan para desainer-desainer besar dan terkenal lainnya. Yuk, langsung saja kita ulas kita ketahui jenis jenis kain seperti berikut:

Kain Brokat

Jenis Kain

Terkenalnya kain brokat hanya untuk dijadikan sebuah kebaya atau kebanyakan di pakai oleh pakaian-pakaian adat seperti pakaian adat Betawi yang busana perempuannya memakai baju kebaya. Tapi tidak seperti itu lho, kain brokat juga bisa saja digunakan dan dikreasikan untuk menjadi sebuah pakaian yang lain. Terserah si pengguna saja, tetapi seperti yang tadi saya katakan, dengan catatan harus mecing.

Jenis kain brokat lumayan banyak lho, seperti Brokat Prada/ Chemical, Semiprancis, Cornelly, Jacquardtronic, supert, dan banyak lagi jenis brokat lainnya yang kita bahas di artikel sebelumnya tentang Jenis Kain Brokat.

Kain Sutra

jenis kain

Siapa yang tak kenal dengan kain sutra yang termasuk pada salah satu kain termewah sepanjang sejarah, saking istimewanya, sampai-sampai dalam ajaran Islam kain sutera mendapatkan pembahasan tentu jika sudah dibahas dalam agama suci ini tak bisa dielakan lagi bahwa kain sutera adalah sebuah kain yang memiliki keutamaan khusus yang berbeda.

Dari ciri kain sutera tentu sesuai namanya yakni memiliki tekstur sangat lembut, serta sangat ringan. Dari situlah apabila kita memiliki sebuah pakaian yang terbuat dari kain sutera, haruslah dalam perawatannya misal dari segi pencucian serta cara menyetrika.

Oh ya, di Indonesia kain sutera sudah di kenal dari abad-abad yang lalu, hal itu diketahui dari Songket khas Palembang yang menggunakan bahan dasar kain sutra, dan konon songket tersebut hanya di kenakan oleh para keluarga kerajaan, para menteri, dan para bangsawan pada zaman Sriwijaya. Karena di situ terlihat bahwa kain sutera sangat mahal dan hanya para golongan atas yang berhak memakai kain sutera.

Kain Rayon

jenis kain

Jika tadi diatas kita telah menjelaskan ciri-ciri kain sutera asli, maka selanjutnya adalah kain Rayon. Kain rayon adalah sebuah kain yang dikenal sebagai Rayon Viskoca atau sutera buatan Industri atau kain sutera sintetis.

Jenis kain Rayon terlihat seperti halus & berkilau sehingga menarik si hati pemakai, karena kain ini sangat licin menjadikan kain ini tidak mudah kusut dan tahan lama. Namun disisi lain, kekurangan kain Rayon tidak dapat elastis dan mudah terbakar.

Biasanya kain Rayon digunakan sebagai kebutuhan perlengkapan perabot rumah tangga, alat-alat kebutuhan Industri serta barang kesehatan pribadi. Adapun jika digunakan sebagai perlengkapan busana dipakai untuk keperluan seperti jaket, Syal, Jaket, Topi, atau sebagai kain pelapis sepatu.

Kain Satin

jenis kain

Bila kamu pernah melihat kerudung yang warnanya sangat mentereng kemungkinan itu terbuat dari kain satin, karena kebanyakan kerudung modern atau yang terkenal lebar, kebanyakan si pembuat memilih kain satin itu karena kainnya yang terkenal licin dan memiliki warna cerah sehingga sangat cocok di jadikan sebagai kerudung.

Sedangkan pada masa yang lalu sebelum kain satin digunakan sebagai kerudung trending masa kini, kebanyakan desainer memilih membuat sebagai rompi dan Gorden.

Kain Songket

jenis kain

Kain songket telah terkenal dan beredar dari tahun 1500-an namun saat ini masih menjadi incaran benua Asia. Biasanya kain songket digunakan untuk keperluan pembuatan sarung, baju koko, kemeja dan lain  sebagainya.

Adapun ciri khas dari kainnya berbagai macam karena Di indonesia sendiri banyak menetapkan bahwa ratusan motif songket kini menjadi khas milik Indonesia yang beredar di mana-mana seperti Sumatera, Mingkabau, Palembang dan lain sebagainya.

Termasuk khas unik dari Sriwijaya FC klub sepak bola Indonesia yang sampai saat ini menyandang kostum motif Songket Berante Berakam.

Kain Blacu

jenis kain

Tidak asing bagi kebanyakan masyarakat Indonesia bila tidak mengenal Kain Blacu yakni kain yang sering kita temui, karena beredar dimana-mana contoh saja di pakai untuk pembungkus tepung terigu.

Kain ini sangat alami yang terbuat dari kapas sebagai bahan dasarnya dan cara pengolahannya juga sampai saat ini masih menggunakan manual (bagi sebagian). Kain Blacu adalah salah satu kain yang memiliki keuntungan bagi penggunanya karena kain ini sangat fleksibel sehingga mudah untuk membentuk kreasi dan cocok ditambahkan hiasan-hiasan tertentu.

Kain Katun

jenis kain

Kain jenis katun sudah tidak jarang kita dengar dari penjahit dan penjual kain sekeliling kita karena kain ini sering kali dipakai oleh para pengrajin yang hendak membuat kreasi seni batik tulis.

Pemilihan kain katun untuk membuat batik tradisional, itu sangat pas dan cocok sekali, dan melambangkan ciri khas letak geografis Indonesia yang beriklim tropis.

Mengapa seperti itu?

Yups! Dilihat dari bahan yang terbuat dari serat kapas alami sehingga kain katun mengandung keuntungan seperti memiliki tekstur halus, adem, dan mudah menyerap keringat. Dan kain ini sangat mendorong penuh serta cocok digunakan pada iklim tropis.

Terdapat beberapa Macam kain katun combed yang menyebar di pasaran yaitu 20s, 24s, dan 30s, jenis-jenis itu biasanya dibedakan dengan jenis benang yang dipakai adapun ukuran gramnya (gr/m2). Kain combed 20s paling tebal, 24s medium, dan 30s paling tipis.

Kain Wol (Wolfis)

jenis kain

Kain wol atau wolfis termasuk kain paling tebal dan berat diseluruh macam kain, biasanya kain ini digunakan untuk pembuatan pakaian hangat seperti sweater, kaos tangan, kaos kaki, penutup kepala, dan banyak lagi lainnya.

Kain wol terlihat seperti benang yang dirajuk atau disulam sehingga terbentuk menjadi sebuah kain, Dari ketebalannya tersebut kain wol menjadi sebuah keunggulan yaitu lebih awet dibandingkan kain jenis lainnya, akan tetapi tergantung perawatannya juga sih.

Kain Sifon (Chiffon)

jenis kain

Kain sifon/Chiffon adalah kain yang lembut, halus, tipis dan kain yang jatuh kekulit, sehingga jika ada pelanggan yang berbadan gemuk saya sarankan jangan sampai membuat baju yang memakai kain chiffon ini.

Terkadang yang biasa dirasakan oleh penggunanya akan terasa panas, bukan seperti kain sutera dan kain rayon. Namun hal itu tidak menjadi masalah untuk dijadikan sebuah alasan bagi ke elokan dan keanggunan si pemakai.

Biasanya kain Chiffon digunakan sebagai pembuatan dress, slendang, blouse, ikat pinggang kebaya, dan kadang juga sering digunakan sebagai tudung kepala.

Sebagai mana biasanya yang banyak kita temui yaitu kain chiffon digunakan sebagai kerudung lalu dengan ciput dari bahan kaos. Sedangkan pembuatan kain sifon kadang terbuat dari polyester dan disebut dengan chiffon polos, adapun yang terbuat dari bahan sutera hal ini disebut dengan Chiffon Ceruti.

Kain Flanel

jenis kain

Kain fanel Juga sering berada di sekitar kita yakni sebagai hiasan, prabot rumah tangga maupun sering kali kita gunakan untuk bahan utama kerajinan tangan.

Teksturnya lebih tebal dari kain wolfis tapi terbuat dari serat-serat kain wolfis sehingga meski terlihat tebal, kain ini lebih lembut dan lentur sehingga menjadi mudah untuk para kreasi untuk membentuk apa saja.

Biasanya kain ini digunakan sebagai kerajinan tangan seperti gantungan kunci, kotak tisu, dompet, kantong hp, kreasi tas, dan hiasan cantik lainnya.

Kain PE (Poly Ester)

jenis kain

Bahan kain Pe atau biasa juga disebut dengan Poly Ester terbuat dari benang polyester. Jenis kain Pe sama dengan kain katun hanya saja kualitas kain katun lebih unggul dari pada kain Pe, mungkin perbedaan tersebut terpengaruh dari bahan katun yang lebih unggul.

Bahan kain Pe yaitu Fiberpoly itu dihasilkan oleh serat sintetis yang dibuat dari hasil minyak bumi yang disaat tertentu menghasilkan serat kain yakni Fiberpoly, dari bahannya saja sudah terasa panas ya..

Yups! Kain Pe tidak mudah menyerap keringat dan mudah sekali untuk panas saat di kenakan, namun menariknya dari kain ini yakni karena kain yang agak padat menjadikan si penjahit lebih mudah untuk memotong dan mudah dibentuk sesuai dengan kehendak mereka.

Kain Drill

jenis kain

Kain Drill terkenal dengan kain yang lumayan tebal dan cocok dijadikan berbagai macam pakaian, seperti seragam celana, dan rok.

Dari se pengalaman saya kain drill terdapat 2 variasi yaitu Drill Japan dan Drill American, lantas perbedaannya juga tidak terlalu sulit untuk dibedakan yakni:

Kain Drill American: lebih tipis dan lebih halus sehingga pengguna akan terasa nyaman dan ringan dalam menggunakannya.

Kain Drill Japan seratnya lebih besar dan tebal sehingga cocok dijadikan sebagai jaket maupun pakaian jepang, disana beriklim dingin dan pembentukannya yang mudah.

Kelebihan kain Japan lebih mahal dari pada kain Drill American sampai selisih harga 2x lipat kain drill american.

Membuat Model Baju Terbaru

jenis kain

Membuat model baju terbaru yang cocok adalah mengasah keterampilan seseorang dalam bidang desainer, akan tetapi kita kan jelaskan sedikit tentang hal tersebut.

Eh, kita telah membahas tentang hal itu, jadi bisa kamu kunjungi pada artikel sebelumnya yakni Cara membuat Pola Baju untuk Pemula, kita bahas dari inti-intinya saja ya.

Dalam step-step merancang sebuah pola baju, perlu disusun sebelum memulai menjahit sesuai yang kita inginkan:

Memulai dengan Pola atau Goresan Langsung Diatas Kain

jenis kain

  • Pola tersebut dibutuhkan dari atas.
  • Lanjut pada bagian Bawah.
  • Setelah itu mengukur pada bagian Samping.
  • Lengan beserta pola bentuk lengan.

Tentukan Aksesoris Tambahan

  • Jangan lupa bentuk pada leher.
  • Kantong Depan Sebelah Kiri.
  • Maupun Kancing yang seperti apa.
  • Dan aksesoris lainnya.

Tentukan Bentuk Pola Baju

  • Ukuran lingkaran badan.
  • Lingkar pinggang.
  • Ukuran Lebar bahu.
  • Panjang bahu.
  • Panjang lengan.
  • Tinggi punggung.

Seperti itulah yang bisa saya sampaikan dari artikel kali ini, sekian dari saya terima kasih.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.