Tuntunan Sholat Tahajud Paling Lengkap! Niat, Bacaan, Do’a

Carakus Tuntunan Sholat Tahajud. Pernahkah kita mengerjakannya?

“Tentu pernah dong!”

Tetapi apakah kita pernah memikirkan bahwa Tuntunan Sholat Tahajud yang kita kerjakan sama dengan yang di ajarkan oleh nabi Muhammad?

Pengertian Sholat Tahajud

Hukum sholat tahajud sunah mu’akad atau biasa disebut dengan ibadah sunnah yang sifatnya sangat dianjurkan untuk dikerjakan bagi siapa saja yang contoh salah satunya Sholat Rawatib.

Sholat tahajud adalah sholat sunnah yang dikerjakan di waktu sepertiga malam atau di waktu malam dan juga ada yang berpendapat sholat tahajud sudah bisa dikerjakan setelah isya’ dengan catatan sudah tidur walaupun sejenak.

Seperti yang dijelaskan oleh ALLAH dalam firmannya:

 قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا 

Artinya:

“Bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya)” (QS. Al-Muzammil : 2)

Dari ayat tersebut Allah meminta agar hambanya beribadah dan bertemu langsun g dengan Allah, juga terdapat riwayat mengatakan (guru saya sendiri), yaitu:

“Bangunlah! Dan kerjakan sholat minimal 2 raka’at! Karena di waktu itu Allah dan para malaikatnya turun ke bumi untuk meminta hambanya beribadah dan pada waktu itulah semua do’a dikabulkan”.

Waktu Sholat Tahajud

Waktu Sholat Tahajud
Terdapat 3 waktu di suatu malam yang secara spesifik menjadi waktu tepat untuk melaksanakan sholat tahajud

Menurut bahasa, kata tahajud berarti “begadang” dan mazdharnya yang artinya annaum “tidur”. Sedangkan pendapat Lil Imam Nawawi Fyl Fiqhi Asyafi’i dari kitab Khosiyatani Syarh Minhajutholibin, Tahajud adalah Sholat Tathowwu’ (sunah) pada malam hari yang di lakukan setelah tidur. (Lihat lebih lanjut juz 1 hal 245 cet dari Ibnu Ashoshoh, Beirut).

Terdapat 3 waktu di suatu malam yang secara spesifik menjadi waktu tepat untuk melaksanakan sholat tahajud.

  1. Waktu malam yang pertama yakni setelah isya’ hingga jam 10 malam, waktu ini menjadi waktu sepertiga malam pertama.
  2. Waktu lain yang bisa diterapkan untuk mengerjakan sholat tahajud ialah pada jam 10 hingga jam 1 dini hari, inilah waktu yang disebut dengan dua sepertiga malam.
  3. Waktu yang paling dianjurkan untuk mengerjakan sholat tahajud ialah, pukul 1 dini hari sampai menjelang shubuh. Dan inilah waktu yang disebut dengan sepertiga malam.

NB: Biasa banyak orang menggunakan waktu yang terakhir ini untuk mengerjakan sholat tahajud karena dari waktu yang ketiga diatas, waktu sepertiga malam yang paling utama.

Perbedaan Tahajud dan Sholat Qiyamullai

Karena pelaksanaan sholat tahajud dilakukan di sepertiga malam atau di malam hari, maka juga disebut dengan sholat Qiyamullail (bangun malam) yang artinya sholat sunah yang dikerjakan pada malam hari.

Tetapi terdapat perbedaan pendapat dari para ulama, antar sholat Tahajud dan Sholat Qiyamullail:

  • Sholat Tahajud: Sholat yang harus dikerjakan di waktu malam dengan catatan sudah tidur walaupun hanya sebentar.
  • Sholat Qiyamullail: Sholat sunah yang juga dikerjakan di suatu malam tanpa harus tidur terlebih dahulu.

Adapun waktu memulainya

Tuntunan Sholat Tahajud

Cara mengerjakan sholat tahajud sama dengan sholat sunah biasanya, hanya saja perbedaan waktunya yang membedakan bagaimana tata cara sholat tahajud dengan sholat sunnah lainnya.

Salat tahajud memiliki 13 rukun yang wajib diikuti, karena rukun ini adalah hukum sahnya shalat. Berikut rukun atau tuntunan sholat tahajud:

  1. Niat
  2. Berdiri (bagi yang mampu)
  3. Takbiratul ihram
  4. Membaca surat Al Fatihah pada tiap rakaat
  5. Rukuk
  6. tuma’ninah
  7. Iktidal setelah rukuk dan tuma’ninah
  8. Sujud dua kali dengan tuma’ninah
  9. Duduk antara dua sujud dengan tuma’ninah
  10. Duduk dan membaca tasyahud akhir
  11. Membaca salawat nabi pada tasyahud akhir
  12. Membaca salam
  13. Tertib

Tata Cara Sholat Tahajud

 

  • Pertama kali yang kita lakukan adalah Niat Sholat Tahajud serta dengan melafalkan kalimat takbir (الله أكبر) yakni

niat sholat tahajud

 

 

Artinya:Aku (berniat) shalat tahajud 2 rakaat karena Allah Ta’ala”.

  • Lalu membaca surat Al-fatihah, serta dengan surat pendek atau surat al-Qur’an.

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ  (١
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang (1)
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ  (٢
Al-hamdu lillaahi rabbil-‘aalamiin
Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam (2)
الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ  (٣
Ar-rahmaanir-rahiim
Yang Pengasih dan Penyayang (3)
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ  (٤
Maaliki yaumid-diin
Yang menguasai hari kemudian (4)
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ  (٥
Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin
hanya Engkaulah yang Kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan (5)
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ  (٦
Ihdinash-shiraatal-mustaqiim
Tunjukilah Kami jalan yang lurus (6)
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ  (٧. آمِيْنَ
Shiraatal-ladziina an’amta ‘alaihim Ghairil-maghdhuubi ‘alaihimwa ladh-dhaalliin. Aamiin
(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat (7)
  • Kemudian Rukuk serta I’tidal dengan gerakan yang tumakninah.
  • Setelah itu Sujud serta duduk iftiras kemudian dilanjutkan dengan sujud yang kedua.
  • Setelah akhir dari rakaat kedua barulah duduk tahiyat akhir.

Seperti yang dijelaskan diatas, bahwa sholat tahajud sama dengan sholat sunah biasanya, adapun perbedaannya terdapat pada jumlah rakaat mulai dari 2 rakaat, 4, dst.

Berapa Rakaat Sholat Tahajud?

Kebanyakan dari sholat sunnah biasanya terdiri dari 2 rakaat saja, sama dengan sholat tahajud.

Menurut banyak hadis shahih yang menerangkan jumlah rakaat sholat tahajud, mereka mengemukakan bahwa ajaran nabi Muhammad melakukan sholat tahajud minimal 2 rakaat dan adapun untuk maksimalnya sebanyak 12 rakaat.

Dijelaskan juga oleh hadist yang menerangkan tentang sholat tahajud:

Dari Ibnu Umar Ra bahwa ia berkata : Ada seseorang yag bertanya pada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam tentang Sholat Malam, lalu Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda berbunyi : ” Sholat Malam (Tahajjud) itu 2 Rakaat 2 Rakaat. Jika salah seorang dari kalian Khawatir akan masuk waktu Subuh, maka hendak-lah ia tunaikan Sholat Sunnah Witir 1 Rakaat sebagai Penutup bagi sholat yg sudah dilakukan sebelumnya” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dzikir dan Doa Tahajud

Niat Sholat tahajud

Tidak lupa juga kita bocorkan rahasia akhir tuntunan sholat tahajud yaitu do’a setelah sholat tahajud yaitu:

اللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya:

“Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-nya. Bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari- Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali (bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat (kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau”.

Mungkin bagi kita yang belum pernah menghafalkan do’a seperti itu, akan terlihat seperti sangat panjang, maka dari itu “jika kita ada niat kenapa tidak?” Gunakan metode manual yaitu “di baca saja berulang-ulang dengan sedikit mencermati nanti pasti akan hafal dengan sendirinya.

Keajaiban Sholat Tahajud

Niat Sholat tahajud

Sholat tahajud memang sama seperti dengan sholat sunah pada umumnya tetapi keistimewaan yang di kemukakan oleh para ilmuan berpendapat bahwa, sholat tahajud dapat menghindari diri dari penyakit yang menyerang tubuh.

Tidak hanya itu, karena sholat tahajud juga menghilangkan rasa panik yang ada didalam hati manusia serta ditegaskan dengan firman ALLAH dalam Surat Al-Furqan ayat 63-64:

وَعِبَادُ الرَّحْمَٰنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا

Artinya:

“Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik” (QS. Al-Furqan: 63)

وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا

Artinya:

“Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka” (QS. Al-Furqan: 64)

Dari ayat diatas telah jelas sekali bahwa orang yang sering mengerjakan sholat malam (tahajud) akan selalu mempunyai sifat rendah hati dan ramah kepada orang lain.

Do’a Mustajab

Seperti yang dijelaskan pada pertemuan sebelumnya yaitu do’a yang bisa dimustajab dan langsung dikabulkan oleh Allah salah satunya pada sepertiga malam atau waktu Sholat Tahajud tiba.

Seperti hadist nabi yang diriwayatkan oleh Abu Daud R.a:

Sahabat Amru ibn ‘Abasah berkata “Aku bertanya kepada Rasulullah. Ya Rasulullah! Malam apakah yang paling di dengar oleh Allah SWT?” Kemudian nabi menjawab: “Tengah malam terakhir, maka shalat lah sebanyak yang engkau inginkan, sesungguhnya shalat waktu tersebut adalah maktubah masyudah (waktu yang apabila bermunajat maka Allah menyaksikannya dan apabila berdoa maka didengar doanya)” (HR. Abu Daud)

Tiket Masuk Surga

Tak lain tujuan ibadah seorang hamba hanya untuk mendekatkan diri kepada tuhannya agar mendapat kemuliaan di dalam akhirat kelak. Hal itu di utarakan langsung oleh nabi Muhammad pada haditsnya yaitu:

“Hai kalian manusia! Sebarkanlah salam, bagikanlah makanan, sambung silaturahmi, tegakkanlah shalat malam ketika semua orang tertidur, niscaya kalian dijamin masuk surga” (HR. Ibnu Majah)

Sholat malam juga selalu diperingatkan oleh Allah didalam al-qur’an seperti pada surat Az-Zariyat ayat 15-18:

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam taman-taman (surga) dan mata air-mata air (QS. Az-Zariyat: 15)

آخِذِينَ مَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَٰلِكَ مُحْسِنِينَ

 

Sambil menerima segala pemberian Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS. Az-Zariyat: 16)

كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ

 

Di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. (QS. Az-Zariyat: 17)

وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar. (QS. Az-Zariyat: 18)

Demikianlah dari saya tentang Tuntunan Sholat Tahajud semoga bermanfaat, dan tujuan utama dari kami ialah berbagi dengan cara seperti ini mungkin akan terus mengalir amal hijriahnya amin.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.