19± Pakaian Adat Bali Pria Dan Wanita Lengkap Filosofi

Carakus Pakaian Adat Bali. Provinsi bali memang terkenal ke seluruh dunia dari pantainya yang asik, serta banyak pemandangan yang menarik hingga tradisi yang banyak di gunjing orang. Akan tetapi ada juga yang menarik, yaitu baju adat Bali.

Baju adat Bali ini memiliki banyak macam khas, meski se pengetahuan kita semua pakaian adat Bali semua sama. Nyatanya dari wilayah yang ada di Bali memiliki ciri khas yang berbeda lho! Tentunya juga dari jenis kelamin dan usia sama-sama memiliki perbedaan dan ciri khas tersendiri.

Baju adat ini memiliki perbedaan dari bentuk pola pemakai dan waktu seperti dari usia, di acara apakah baju itu dipakai dan dari wilayah mana pakaian adat itu berasal.

Menariknya pakaian Bali bagi masyarakat umum memang sangat menggoda, karena dilihat dari struktur bajunya pun juga terbentuk rapi sekaligus mengandung banyak makna.

Pada dasarnya pakaian adat Bali memiliki karakteristik khusus tersendiri, baik itu dari pakaian laki-laki maupun wanita. Maka dari itu, lebih jelasnya mari kita scroll lagi agak kebawah untuk mengetahui Baju adat Bali Lengkap dari atas hingga kebawah.

Keunikan Pakaian Adat Bali

Namun secara umum, nama pakaian adat Bali pria terdiri dari:

  • subeng
  • destar atau sering disebut udeng
  • umpal
  • kampuh atau juga saput
  • gelang kana
  • gelang naga satu
  • keris
  • badong

Sedangkan untuk nama pakaian adat bali wanita meliputi:

  • pending
  • bunga kap
  • teleng tebu
  • bunga sandal emas
  • selendang, bancangan
  • gelang kana
  • petitis
  • badong
  • puspa lembo
  • subeng
  • bunga sasak emas dan
  • juga tajug.

Pakaian Adat Bali untuk Pria

Pakaian khas Bali memiliki keragaman yang unik dari berbagai wilayah, seperti yang tadi disebutkan terdapat pakaian khusus yang sering di gunakan untuk acara keagamaan, pernikahan, serta acara-acara lainnya terdapat di dalam penjelasan dibawah ini:

Ikat Kepala atau Udeng

Pakaian adat Bali
Kegunaannya: Saat beribadah di pura, udeng berfungsi untuk mencegah rontoknya rambut agar tidak melanggar kesucian pura

Biasanya pakaian untuk kepala untuk Indonesia berupa “Kopiah Hitam” Tetapi jika ditanya apa pakaian Bali bagian atas? Maka jawabnya “Odeng”

Odeng ialah sebuah kain yang dikenakan di kepala (penutup kepala) dengan cara dipakai secara diikatkan ke kepala laki-laki. Selain berfungsi sebagai menjadi penutup kepala, udeng menjadi atribut pakaian khusus untuk sering dipakai masyarakat yang beragama Hindu.

Selain kegiatan sehari-hari, dengan warna putih udeng menjadi ciri khas acara keagamaan. Tetapi dalam pakaian sehari-hari terdapat seni ukir batik khas Bali yang terdapat di area permukaan kain.

Baca Juga: Kenali Jenis Batik Dari Berbagai Daerah Di Indonesia

Udeng juga tercantum lambang khusus yang menjadi arti dalam kepribadian seseorang dalam beribadah, ciri seseorang yang kerap memiliki kedudukan teratas sekaligus memiliki tingkat kejernihan dalam keibadahannya, biasanya orang tersebut memakai udeng yang memiliki model unik lalu terdapat sampul pada bagian tengahnya.

Baju Adat Bali

Pakaian Adat Bali

Pada zaman dahulu, rata-rata penduduk Bali banyak beragama Hindu itu karena sebab peninggalan kerajaan Bedahulu atau dengan sebutan Bedulu dan dilanjutkan oleh kerajaan Majapahit. Hingga sekarang peninggalannya menjadi sebuah tradisi dan menjadi ciri khas Bali.

Adapun pakaian utama baju yang dipakai oleh masyarakat Bali untuk beribadah dan memang menjadi khas Bali berupa kain putih yang penting Rapi, sopan, dan tentunya bersih. Baju ini dipakai oleh sekilas sama dengan baju safari Bali, tak banyak peraturan dalam baju beribadah dan juga tidak dibilang bebas.

Kain Kamen

Pakaian Adat Bali

Pakaian Bali tidak memakai celana, melainkan menggunakan kain yang berukuran panjang 2 meter serta memiliki lebar 1 meter. Kain tersebut bernama Kain kamen.

Kain kamen merupakan kain khusus yang dipakai menjadi sebuah celana, cara memakainya dengan memutar dari arah kiri ke kanan dan hal tersebut mempunyai makna atau simbol yaitu Dharma.

Selain itu penggunaan Kain kamen juga ada aturannya, yakni dengan tepi bagian bawahnya harus ada jarak sejengkal dari telapak kaki dan dibarengi bentuk lancip pada ujung yang menghadap ke bawah, lalu kain yang menyentuh tanah merupakan lambang bentuk hormat kepada ibu pertiwi.

Sabuk

Pakaian Adat Bali

Sabuk adalah sebuah atribut bagian bawah, Adapun selendang kecil yang warnanya kuning dikenakan sebagai pelengkap dan penguat kamen dan saput. Ikatan yang digunakan merupakan ikatan dengan memakai simpul hidup dan dditempatkan pada posisi yang kanan.

Pakaian adat Bali buat pria saat acara tertentu misalnya perkawinan pula disertai dengan perlengkapan yang lain misalnya keris, jas, kemeja, jaket dan alas kaki tertentu.

Saput (Kampuh)

Pakaian Adat Bali

Setelah kain kamen yang dikenakan dari pakaian Bali berupa saput kampuh yang dikenakan menjadi penutup bagian luarnya. Ternyata dibalik kain yang seperti ini, juga memiliki arti bahwasanya menutup aurat dan lekuk tubuh itu harus disembunyikan. begitulah jelasnya.

Cara penggunaan yang benar adalah terdapat kain khusus untuk mengikat dan itu harus dipakai berputar berlawanan arah jarum jam sama dengan pemakaian Kain Kamen. Selain itu kain penutup ini juga sangat tidak jarang dipakai disaat ada kegiatan ibadah atau acara pernikahan.

Pakaian Adat Bali Wanita

Lain dari pada pria, terdapat jauh perbedaan untuk atribut pakaian wanita adat Bali. Adapun atribut yang digunakan sebagai berikut:

Sanggul

Pakaian Adat Bali

Sanggul merupakan atribut khusus yang digunakan oleh para wanita adat, sama seperti wanita jawa pada umumnya, wanita-wanita Bali jika terdapat sebuah acara juga memakai sanggul. Terdapat aturan khusus saat memakai dan pemakaian sanggul, karena terdapat syarat yang memiliki makna tertentu dari ornamen-ornamen didalamnya.

Terdapat 3 jenis bentuk tatanan rambut perempuan atau cara dalam memakai sanggul:

  • Pusung Kekupu: Biasanya tatanan rambut ini, dipakai bagi kaum hawa yang sudah berstatus Janda.
  • Pusung Tagel: Tatanan Rambut berikut ini, dipakai oleh para wanita yang sudah menikah atau wanita yang sekarang masih memiliki status bersuami.
  • Pusung Gonjer: Model rambut ini digunakan oleh para gadis dan para wanita lajang yang belum menikah.

Pakaian Kebaya

Pakaian Adat Bali

Bali juga sangat memegang teguh ciri khas Indonesia salah satunya dengan menjadikan pakaian kebaya sebagai baju para wanita. Tentu tidak asing lagi bagi kita tentang kebaya karena kebaya adalah sebuah pakaian yang biasa di kenakan oleh para wanita Indonesia.

Para wanita Bali biasa sering menggunakan kebaya dalam acara-acara tertentu seperti pernikahan, acara ibadah, dan acara penting lainnya. Dalam pakaian Bali khusus wanita jenis kebaya yang digunakan bermotif simpel dan untuk warna yang digunakan adalah warna yang cerah.

Kamen

Pakaian Adat Bali

Selain para pria Bali kamen juga digunakan oleh para wanita Bali untuk pakaian bagian bawahnya. Akan tetapi, Kamen yang digunakan oleh para wanita lebih menggoda, seperti bermotif batik, dengan warna yang lebih banyak dan cerah.

Kain tersebut memiliki fungsi untuk menutupi tubuh pada bagian bawah dan hanya sampai satu telapak tangan dari lutut. Dengan adanya batasan tersebut agar  pemakainya lebih leluasa saat bergerak melangkah tetapi masih tampak sopan dan anggun.

Selendang (Senteng)

Pakaian Adat Bali

Dalam agara Hindu selendang atau Senteng memiliki arti yang sangat baik, karena jika wanita mengenakan selendang berarti wanita tersebut mengikuti ajaran Dharma dan tentunya bisa menuntun para putra dan putrinya agar kelak anak-anaknya menjadi taat kepada kedua orang tuanya.

Sabuk Prada

Sabuk prada merupakan sebuah kain yang dikenakan oleh wanita adat Bali yang diikatkan pada bagian dada dan pinggang. Sehingga bagian likuk wanita semakin menggoda para lawan jenisnya.

Tetapi nyatanya tidak sama dengan arti kehidupannya, yakni melambangkan sebuah amanat agar para perempuan bisa menjaga rahimnya dan ikatan tersebut juga sebagai arti mengontrol tingkah laku dari setiap keburukan yang dia lakukan.

Baca juga: Pakaian Adat Indonesia dari Semua Daerah Lengkap

Tapih Sebagai Perhiasan Lainnya

Pakaian Adat Bali

Sebagian dari kita pasti mengenal para wanita Bali atau kita yang berkunjung ke pulau Dewata tersebut tentu sangat mengenal dan sering menemui para wanita yang memakai bunga cempaka berwarna kuning, atau bunga kamboja yang diletakkan di atas daun telingan maupun di rambut para wanita Bali.

Hal itu tidak hanya sekedar menjadikan para gadis semakin cantik lho! Akan tetapi juga memiliki suatu tujuan yakni untuk menghormati tamu yang sedang datang untuk berkunjung.

Dalam istilah Bali pakaian merupakan arti kedudukan sosial seseorang, di sanalah kita bisa mengetahui karakteristik seseorang, masih lajang atau gadis, sudah janda atau sudah menikah dan sudah ada yang punya.

Disamping keindahan gaun yang di pakai oleh masyarakat Bali disuatu pertunjukan, ternyata kita baru tahu bahwa pakaian adat itu menyimpan sejuta arti dari sisi simbolik, filosofi, pesan dari pesan yang ditampilkan, serta nilai yang ada didalamnya.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.