Tari Bali Lengkap Videonya

Jenis Tari yang dimiliki Indonesia sangat banyak dan beragam, tak heran banyak orang luar atau turis yang tertaik menonton kesenian tari tersebut. salah satunya adalah tarian Bali yang paling populer hingga saat ini.

Ngobrolin soal turis dan tari, sangat tidak asing di telinga jika kita menuju lokasi Bali. Betul tidak? Yups! Pulau Dewata Bali ini memang terkenal ke penjuru dunia itu karena faktor yang menarik dari Provinsi tersebut. Seperti yang kita ketahui, Bali memancarkan pesona alam yang begitu dahsyat Pantai-pantainya banyak dikagumi dibenak setiap insan dan juga saya.

Namun setelah begitu kesana, saya menemukan tidak hanya pantai yang menjadi daya tarik semua orang ternyata Bali juga memegang erat kesenian Indonesia seperti cara berpakaian dan juga kesenian tari.

Macam-Macam Tarian Daerah Bali

Sobat, apa tarian daerah Bali yang kamu ketahui?

Betul! Pasti semua menjawab tari Kecak kan! Namun, tarian Provinsi Bali ada berbagai macam lho, mau tau lengkapnya, berikut tarian Bali lengkap:

Tari Barong Bali

Tarian daerah bali, tari bali

Tari Barong mungkin saat melintas di fikiranmu adalah tarian bertopeng yang menurut saya topeng yang digunakan sangatlah menyeramkan. Namun bagi masyarakat Bali, arti topeng tersebut sangatlah berarti.

Saya akan sedikit mengulas tentang tarian Barong tersebut.

Pada dasarnya tari Barongan memiliki banyak jenis seperti jenis Tari Barong yang biasa ditampilkan di Pulau Bali, di antaranya:

  • Barong Ket,
  • Barong Bangkal ,
  • Barong Gajah,
  • Barong Asu,
  • Barong Brutuk,
  • serta Barong-barongan.

Tapi, dari berbagai jenis-jenis Barong tersebut yang paling sering menjadi suguhan wisata adalah Barong Ket, atau Barong Keket karena memiliki kostum dan tarian cukup lengkap dari Barong lainnya.

Keistimewaan Tari Bali yang satu ini adalah mengenang kisah peninggalan dan kepercayaan masyarakat Hindu Bali. Tarian ini menggambarkan sebuah pertarungan sengit antara kebajikan (dharma) dan kebatilan (adharma).

Wujud topeng yang dikenakan sebagai peran kebajikan tersebut memakai kostum binatang berkaki empat, sementara lawannya yakni kebatilan diperankan oleh Rangda, yaitu sosok menyeramkan yang tadi saya maksud. Memakai topeng memiliki dua taring menyeramkan pada mulutnya.

Disisi lain terdapat pula unsur mitologis yang berbentuk seni yang diselipkan dengan komedi, contohnya: Ketika awal pembukaan seni pentas tersebut, tokoh kera yang mendampingi Barong membuat semacam gerakan unik seperti menggigit telinga lawan main sehingga mengundang tawa banyak penonton.

Tari Kecak

Tarian daerah bali, tari bali

Mungkin tak asing lagi bagi kita yang hidup dizaman sekarang, karena tari Kecak Bali juga sangat sering kita temui di berbagai pentas di dunia Televisi.

Kata “kecak” berasal dari kata yang diucapkan oleh para penari, biasanya tidak sedikit orang yang memperankan tari ini. Bahkan pada biasanya terdiri dari 50-150 orang.

Tarian Kecak dibilang sangat rapi untuk di jadikan objek para fotografer, dengan posisi segerombolan laki-laki yang bersila dengan gerakan tangan naik turun sambil mengucapkan irama “Cak..Cak..Cak”.

Selain itu, juga berseling lagu-lagu bahasa Bali yang dilantunkan dengan cara bersahut-sahut dan menari.

Untuk pakaian yang dikenakan para pemain Tari Kecak adalah kain kotak hitam putih yang melingkar di pinggang, dan juga kain sarung yang menjadi pelengkap Busana Khas Bali.

Tari Pendet

Tarian daerah bali, tari bali

Tari Pendet berasal dari Bali dan berawal mula merupakan sebuah bentuk pemujaan masyarakat Bali yang memeluk agama Hindu, biasanya tari tersebut banyak diselenggarakan di pura-pura tempat pemeluk agama hindu bersembahyang.

Tarian Pendet kuno, konon arti tarian ini melambangkan sebuah penyambutan atas turunnya Dewata ke bumi atau ke alam dunia, namun seiringnya zaman, kata Pendet berubah menjadi kata “Selamat datang”.

Tari Pendet adalah tarian selamat datang tertua yang ada di pulau Bali, hal itu diutarakan dengan bukti peninggalan atau catatan yang menyetujui Tari Pendet sudah ada sejak tahun 1950.

Pernah tari pendet tersebut dikembangkan secara massal di depan publik dengan jumlah 800 orang lebih, yang ditampilkan dalam upacara pembukaan Asian Game di Jakarta pada tahun 1962.

Tari Legong

Tarian daerah bali, tari bali

Asal mula tari Legong adalah peninggalan sejak zaman pra-Hindu. Namun, terdapat beda penafsiran dari tarian tersebut yakni konon katanya tari Legong berasal dari tari Sang Hyang. Adapun penafsiran lain tarian ini berasal dari mimpi seorang pangeran Sukawati.

Pada saat itu ketika pangeran sedang mengalami sakit keras, ia bermimpi telah datang 2 gadis yang menari dengan tarian indah dengan diiringi bunyi gamelan yang sangat merdu.

Tak lama setelah sembuh dari sakitnya, ia menginspirasi sebuah tarian indah, lalu kemudian ia tuangkan setiap gerakan tersebut dalam repertoar tarian beserta gamelan sebagai pengiringnya. Repertoar ini kemudian dinamai tari Legong.

Adapun gerakan dasar tarian ini tidak sembarangan dan juga memiliki nama seperti Tandang adalah cara berjalan dan bergeraknya si penari. Tandang terdiri dari ngelikas, nyeleog, nyelendo, nyeregseg, kemudian tandang nayog, tandang niltil, nayung dan agem nyamir. Sementara Tangkep adalah gabungan dasar-dasar ekspresi dan gerak pendukungnya. Tangkep meliputi gerak mata, leher, jemari, dan gerakan saat menggunakan kipas.

  • Gerakan mata, yaitu dedeling dan manis carengu.
  • Gerakan leher, yaitu gulu wangsul, ngurat daun, ngilen, ngeliyet, dan ngotak bahu.
  • Gerakan jemari, yaitu nyelering, girah, dan nredeh.
  • Gerakan saat menggunakan kipas, yaitu nyingkel, nyekel, dan ngaliput

Dari gerakan-gerakan tari Legong, gerakan mata adalah sebuah ciri khas yang harus diperankan dengan benar. Bukan karena dari mata turun ke hati, melainkan Ekspresi kuat yang ditunjukan penari kepada penonton kerap memukau hati.

Tari Trunajaya

Tarian daerah bali, tari bali

tari trunajaya bali adalah tari tradisional Bali yang memiliki arti kedewasaan seorang pemudi dengan emosional untuk memikat hati para lawan jenisnya.

Tarian adat Trunajaya telah tercipta pada tahun 1915, konon seni pentas ini hanya digunakan sebagai hiburan masyarakat Bali. Tari Trajuna ini diperankan oleh penari putri.

Pekaad Gerakan Tari Trunajaya Bali

Rangkaian gerakan tari ini diantaranya:

  • Ngumbang sambil memegang kancut.
  • Agem kanan sambil memegang wacat.
  • Ngenjet, nyeregseg kanan ke kiri, kiri ke kanan.

Properti atau kostum yang dikenakan seorang penari Trunajaya adalah sebagai berikut:

Tari Baris Bali

Tarian daerah bali, tari bali

Sering disebut tarian Bali yang menggambarkan sebuah kegagahan ksatria Bali pada jaman dahulu. Merupakan tarian perang tradisional, menunjukan sebuah keberanian & kesetiaan kepada Raja Bali.

Pada zaman dahulu tari Baris sangat dipercayai sebagai tari ritual yang dipersembahkan dari para pejuang selama berada di pura. Tarian Baris ritualistik berarti muncul lah Baris yang lebih dramatis, cerita yang didahului oleh tarian tunggal yang menunjukan kegagahan dalam pertempuran.

Pemeran dari tari Baris juga harus melewati latihan yang berat untuk mendapatkan kemampuan dan kelenturan penari hal itu diciptakan agar menciptakan sebuah seni indah dari tarian Baris.

Peran & Kostum

Biasanya Tari Baris dilakukan oleh 8 hingga 40 laki-laki dan juga sangat rapi menggunakan pakaian adat Tradisional Bali.

Pakaian yang digunakan juga berbeda-beda sesuai asal setiap Kabupaten karena dari setiap kabupaten memiliki Tari Baris khas masing-masing. Seperti Tari Baris yang ada pada kabupaten Badung, disini busana khas yang digunakan adalah pakaian kotak-kotak berwarna hitam dan putih.

Watak Penari Baris

Sesuai gerakan tarinya yakni awal mula penari memulai gerakannya dengan bergerak perlahan-lahan yakni berarti berhati-hati seperti seorang ksatria yang mencari musuhnya di dalam suatu tempat yang tak dikenalinya.

Jadi kesimpulannya penari Baris mencerminkan seseorang dengan watak ganas, penuh harga diri, dan sigap dalam segala gerakannya.

Tari Baris dimainkan dengan diiringi musik Gamelan dan tentu harus selaras dengan gerakan dan kehendak si penari.

Tari Puspanjali Bali

Tarian daerah bali, tari bali

Awal mula Puspanjali merupakan sebuah dari 2 kata yaitu Puspa & anjali yang sama-sama memiliki makna Arti bunga dan menghormat. Maka tak heran jika tarian ini memang digunakan sebagai tarian penyambutan atau penghormatan para tamu.

Tari Puspanjali merupakan sebuah tarian kreasi baru yang dicetuskan oleh seorang seniman bernama N.L.N. Swasthi pada tahun 1989 dia menciptakan tarian ini.

Gerakan Tari Puspanjali Bali

Pertama gerakan yang dilakukan oleh penari Tari Puspanjali dengan menggelengkan kepala seraya berjalan ditempat dengan kedua tangan berada di depan dada. Begitulah yang dimaksud dengan menyambut para tamu,

Sedangkan adab dalam tarian ini berada dalam gerakan memutar dan Melenggok sehingga juga menambah keindahan masyarakat Bali terhadap tamu yang datang ke pulau dewata tersebut.

Tari Panji Semirang

Tarian daerah bali, tari bali

Tari Panji Semirang tercipta pada tahun 1942 oleh I Nyoman Kaler, menceritakan perjalanan seorang laki-laki yang mengembara lalu ditari pentaskan oleh seorang wanita, mengapa demikian?

Gak nyambung kan? Simak lebih!!

Jadi itu bermula dari cerita perjalanan Seorang putri raja bernama Galuh Candrakirana yang sengaja pergi berkelana dengan menyamar sebagai seorang pria bernama Raden Panji. Tentu perjalanan tersebut memiliki tujuan tersendiri yakni mencari kekasih hatinya bernama Raden Panji Inu Kertapati, yang hilang entah kemana.

Seperti cerita yang dikisahkan, dalam babad Bali tarian ini dilakukan oleh seorang perempuan berpenampilan persis seperti laki-laki, Sehingga gerakan tarian Panji Semirang pun sama sekali tidak terdapat gerakan perempuan.

Tari Margapati

Tarian daerah bali, tari bali

Tarian adat Bali satu ini merupakan sebuah tarian yang menurut saya lumayan menyeramkan, tapi bagi masyarakat Bali sendiri tarian ini adalah tarian yang sangat dicintai dan harus dilestarikan.

Mengapa Demikian…?

Dari namanya saja “Marga” yang berarti Jalan dan “Pati” artinya mati, diartikan menjadi Jalan kematian. Namun ada arti lain dari kata “Marga” berasal dari “Mrega” yang berarti binatang, sedangkan “Pati” berarti mati.

Dari gerakan tari tersebut juga melambangkan sebuah tarian yang memiliki gerakan pelan mengendap-ngendap. Hal itu berasal dari tari ini biasanya ditarikan oleh seorang penari wanita dengan gerakan – gerakan yang menyerupai seorang laki – laki. Tari Margapati disusun dengan koreografi perpaduan dari gaya Bali Utara dan Bali Selatan.

Tari Barongan

Tarian daerah bali, tari bali

Tari Barong juga berasal dari dan menjadi tarian adat hingga saat ini sering juga dipentaskan hingga saat ini.

Sedangkan asal usul dari Tarian Barong berasal berawal dari kata sejarah mitologi Hindu yang menjelaskan bahwa barong diambil dari kata Bahruang dalam bahasa sansekerta adalah binatang yang dianggap memiliki kekuatan gaib dan sering disebut sebagai pelindung kebaikan.

Kostum Tari Barong

Busana yang digunakan seperti nama tariannya bernama kostum Barong ket, yakni perpaduan antara singa, harimau dan lembu. Kostum tersebut dikenakan oleh 2 penari sama seperti barongsai tapi tentu beda dong,.,!

Pakaian Tari Barong sangat alami sekali yakni diambil dari alam seperti kaca, bulu-bulu yang terbuat dari serat dedaunan jenis pandan dan bulu gagak.

Adapun busana yang dikenakan pada kepala yakni menggunakan topeng Tari Barong terbuat dari kayu, tentu kayu yang digunakan juga menggunakan kayu khusus dan katanya juga diambil dari tempat angker lho,., Justru dari itu Kostum Tari Barong dianggap benda sakral.

Tari Cendrawasih

Tarian daerah bali, tari bali

Ketika seseorang menyebutnya tari Cendrawasih banyak orang mengira kalau tarian ini berasal dari Papua. Namun ternyata Tari tersebut memang berkaitan dengan ciri khas Papua. Konon Tari modern tersebut diciptakan oleh seniman Bali yang bernama I Gede Manik yang pertama kali menampilkan pada awal tahun 1920 an di Kab. Buleleng.

Tarian ini berkaitan erat dengan Papua karena seniman Gede Manik terinspirasi oleh gerakan kehidupan burung Cendrawasih. Sama juga seperti tarian Manuk Rawa dan Tari Belibis yang juga berasal dari Pulau Bali.

Gerakan Tari Cendrawasih

Gerakan tari Cendrawasih dibagi menjadi 3 bagian atau sering kali disebut dengan Pembabakannya. Yaitu:

  • Pepeson : Bagian awal ditandai dengan munculnya seorang penari yang dilanjutkan dengan gerak berputar, agem kanan, agem kiri, gerak nyelendo, nyosol, dan kembali lagi ke gerakan berputar dan seterusnya.
  • Pengawak : Setelah muncul 2 penari seraya bergerak meiberan bersama penari pertama saling berlawanan arah. Gerakan dilanjutkan dengan agem kanan, gerak ngengsong, ngombak angke, mekecog kanan, agem kiri, nyolsol, mencogan, dan nyigsig.
  • Pengipuk : Setelah gerakan kedua diulangi sebanyak 2 kali maka dilanjutkan dengan gerakan penutup.

macam macam tari bali

Sangat seru kan mengenal banyak macam jenis tarian Bali yang terkenal hingga keluar mancanegara. Tak heran jika para touris selalu mengunjungi pulau Dewata Bali. Karena disana kerap menyajikan seputar-seputar seni adat Bali.

Nah, setelah banyak mengenal banyak budaya di Bali, semoga tulisan ini membantu banyak orang dan tentunya terus mendukaung kita agar selalu menjaga budaya kita Republik Indonesia.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.