Tata Cara Sholat Tarawih dan Witir di Bulan Ramadhan

Carakus – Tata Cara Sholat Tarawih. Sholat Tarawih adalah ibadah sholat yang dikerjakan oleh umat islam pada bulan ramadhan, lalu apa yang istimewa dari sholat ini? Sehingga banyak umat muslim yang rela mengerjakan sholat ini dengan berbondong-bondong, Pasti kamu pernah menanyakan hal ini bukan? Nah, dalam kali ini saya akan mengulas tentang tata cara sholat tarawih, sekaligus sholat witir, serta berapa sih rakaat tarawih yang benar. Di tambah lagi dengan bacaan bilal tarawihnya, dan niat sholat tarawih.

Pengertian Sholat Tarawih

Sholat tarawih adalah sholat sunah yang dikerjakan oleh semua umat muslim, di bulan Ramadhan. Sholat tarawih hukumnya sunah muakkad yaitu ibadah sunah yang sangat dianjurkan oleh nabi Muhammad Saw.

Kesunahan tersebut tidak putus karena di kerjakan dengan berjamaah maupun sholat sendirian. Akan tetapi lebih afdholnya, seorang muslim mengerjakannya dengan berjamaah, selain pengerjaannya lebih semangat pahala yang didapatkan juga lebih banyak dan berlipat ganda.

Seperti pepatah “semua yang dikerjakan dengan berjamaah akan terasa ringan” mungkin begitu kata-katanya.

Tata Cara Sholat Tarawih

Banyak orang-orang yang tidak sepaham dengan jumhur ulama karena perbedaan sholat tarawih yang tidak sama, lalu diributkan dengan menganggap apa yang ia kerjakan itu benar. Padahal semua yang mengerjakan sholat tarawih itu benar.
Yang penting mereka sholat, berniat untuk beribadah kepada ALLAH Swt, dan mengharap pahala serta pengampunan yang lebih dari_Nya.
“Lalu siapa yang salah?”
Jawabannya: “Orang yang tidak sholat”

Jumlah Rakaat Tarawih

Hal inilah yang biasa mereka debatkan padahal semua pendapat ulama itu ada dalil dan hadistnya.

Terus mengapa jumlah rakaatnya berbeda ada yang mengerjakannya dengan jumlah tarawih 20 rakaat + witir 3 rakaat lalu ada juga yang mengerjakannya dengan jumlah tarawih 8 rakaat + witir 3 rakaat?

Mungkin yang kita ketahui berdasarkan pengalaman pribadi tepatnya di Indonesia hanya terdapat 23 rakaat dan 8 rakaat saja, akan tetapi di luar sana terdapat juga yang mengerjakan dengan jumlah lebih dari itu. Yakni pada masa Umar bin Abdul Aziz dengan jumlah 36 rakaat, dan di masjid Son’an Yaman mengerjakan sholat tarawih dengan jumlah 100 rakaat, masjid Maroko mengerjakan sholat tarawih pada tanggal 27 ramadhan mereka mengerjakannya dengan jumlah yang tak terhitung yaitu dari sehabis isya’ sampai shubuh.

Imam Maliki: berpendapat mengerjakannya dengan jumlah 8 rakaat Itu karena pada zaman Nabi Muhammad SAW dulu pernah mengerjakannya dengan jumlah 8 rakaat.

Imam Syafi’i: mengerjakannya dengan jumlah 23 rakaat hal itu karena pada masa Umar bin Khattab menggunakan rakaat ini dengan bacaan suratnya yang pendek-pendek.

Kesimpulan pendapat Syekh atiya Saqr dalam (kitab Fatawa al-azhar) tarawih itu tidak ada angka tertentu/ bebas. Dengan catatan kalau tegaknya lama dan bacaanya panjang maka rakaatnya sedikit, kalau bacaannya pendek maka rakaatnya banyak.

Sehingga mulai saat itulah semua muslim banyak yang melakukan shalat sunnah tarawih dengan 23 Raka’at.

Niat Sholat Tarawih

Tata Cara Sholat Tarawih

Tata cara sholat tarawih sama dengan shalat sunah lainnya yakni sama-sama dilakukan takbir 2 rakaat, dimulai dengan Niat dan takbirotul Ikhram dan diakhiri dengan 2 salam. Disini saya akan mengulas tentang tarawih yang mengikuti pendapat imam syafi’i yakni dengan jumlah tarawih 2o rakaat jadi terdapat 10 takbiratul ikhram di dalamnya. Hal ini sama saja dilakukan secara berjemaah ataupun sendirian.

Niat ini bersamaah dengan takbiratul ikhram, adapun niat sholat tarawih seperti berikut:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ(مَأْمُوْمًا) ِللهِ تَعَالَى

(USHOLLII SUNNATAT-TAROOWIIHI ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI (MA’MUUMAN) LILLAAHI TA’ALAA).

Artinya:

“Saya niat sholat sunnah tarawih dua raka’at menghadap kiblat sebagai (makmum) karena Allah Ta’ala”

Fardhu dan Tata Cara Sholat Tarawih

Setelah mengerjakan niat dan takbir maka selanjutnya

  • Membaca surat Al-Fatihah.

Bacaan Surat Tarawih

Di dalam setiap rakaat pertama sholat tarawih biasanya membaca surat yang berbeda-beda yaitu setiap rakaat pertama dibaca satu surah dari surat-surah pendek  berikut ini:

1) Surah At-Takasur

2) Surah Al-Ashr

3) Surah Al-Humazah

4) Surah Al-Fiil

5) Surah Quraisy

6) Surah Al-Maun

7) Surah Al-Kautsar

8) Surah Al-Kafirun

9) Surah An-Nasri

10) surah Al-Lahab

Sedangkan untuk setiap rakaat kedua membaca surah Al-Ikhlas (pada malam ke 1-15) dan pada malam ke 15-20 membaca surah Al-Qadar.

Setelah pembacaan surat pendek maka, mengerjakan:

  • Ruku’ lalu berdiri i’tidal, kemudian sujud pertama, setelah itu duduk di antara dua sujud, dan sujud lagi.
  • Setelah itu pada rakaat kedua mengerjakan tahiyat akhir pada akhir duduk lalu salam.

Bacaan Bilal Sholat Tarawih

Biasanya ketika ada shalat tarawih pasti terdapat bilal yang mengucapkan berupa sholawat yang mengiringi disetiap rakaatnya, berikut bacaan bilal tarawih:

Bacaan Bilal Sholat TarawihNote: Bila tidak jelas ada teks di bawah sini! 🙂

Jawaban JamaahBacaan BilalNo
رَحِمَكُمُ اللهُصَلُّوْا سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةَ رَحِمَكُمُ اللهُ1
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِاَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
وَمَغْفِرَةً وَنِعْمَةْفَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةْ2
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِاَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
رَضِيَ اللهُ عَنْهُاَلْخَلِيْفَةُ اْلاُوْلَى سَيِّدُنَا اَبُوْ بَكَرْ الصِّدِّيْقُ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ3
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِاَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
وَمَغْفِرَةً وَنِعْمَةْفَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةْ4
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِاَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَلْخَلِيْفَةُ الثَّانِيَةُ سَيِّدُنَا عُمَرُ ابْنُ الْخَطَّابْ5
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِاَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
وَمَغْفِرَةً وَنِعْمَةْفَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةْ6
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِاَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَلْخَلِيْفَةُ  الثَّالِثَةُ سَيِّدُنَا عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانْ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ7
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِاَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
وَمَغْفِرَةً وَنِعْمَةْفَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةْ8
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِاَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
كرم الله وجهه اَلْخَلِيْفَةُ الرَّابِعَةُ سَيِّدُنَا عَلِيْ بِنْ اَبِيْ طَالِبْ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ9
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِاَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
اَمِيْنَ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَاَخِرُ التَّرَاوِيْحِ اَجَرَكُمُ اللهُ10
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِاَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Bacaan Bilal Shalat Witir
رَحِمَكُمُ اللهُصَلُّوْا سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةَ رَحِمَكُمُ اللهُ1
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِاَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
رَحِمَكُمُ اللهُصَلُّوْا سُنَّةَ رَكْعَةَ الْوِتْرِ جَامِعَةَ رَحِمَكُمُ اللهُ

Niat Sholat Witir

Tata Cara Sholat Tarawih

Pelaksanaan Sholat witir adalah sholat sunah yang juga menjadi kesempurnaan sholat tarawih menurut orang Indonesia. Pengerjaan sholat witir hanya 3 rakaat. Dan hal ini juga terbagi menjadi beberapa pendapat misalnnya sholat witir 3 rakaat yang dikerjakan dengan membagi nya menjadi 2 rakaat dan 1 rakaat, dari sisi lain langsung 3 rakaat dengan akhir 1 salam.

Adapun niat-niat tarawih telah saya sajikan lengkap untuk kamu yang biasa memakai yang mana

Niat Shalat Sunnah Witir 3 Raka’at

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً(مَأْمُوْمًا) ِللهِ تَعَالَى 
USHOLLI SUNNATAL WITRI TSALAATSA RAKA’AATIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN (MA’MUUMAN) LILLAAHI TA’ALA

Artinya :

“Saya niat sholat witir tiga raka’at menghadap kiblat sebagai (makmum) karena Allah Ta’ala”

Niat Shalat Sunnah Witir 2 Raka’at

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً(مَأْمُوْمًا) ِللهِ تَعَالَى 
USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’ALA

Artinya :

“Saya niat sholat witir dua raka’at menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala”

Niat Shalat Witir 1 Raka’at

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً(مَأْمُوْمًا) ِللهِ تَعَالَى 
USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK’ATAN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’ALA

Artinya :

“Saya niat sholat witir satu raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala”

Note:

  • Untuk Niat-niat diatas bisa kamu ubah dengan status kamu saat itu, jika kamu saat itu menjadi “imam” maka ubah menjadi (اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى / Imaman Lillahi Ta’ala).
  • Mengerjakan Witir hanya bisa di kerjakan sekali saja dalam satu malam, adapun ingin menambah maka hukumnya haram.

Contoh:

“Si Ghozali telah mengerjakan sholat tarawih 20 rakaat dan sholat witir 3 rakaat, setelah itu di rumahnya dia ingin menambah sholat tarawihnya maka tidak apa-apa menambahnya, tetapi tidak boleh menambah witir setelahnya. Adapun sholat tahajud atau sholat sunah lainnya tidak apa-apa”.

  • Persoalan-soalan di atas, adalah persoalan yang biasa ada di Indonesia, dan juga! Tidak ada masalahnya karena pasti terdapat pegangan teguh dari madzhab yang 4. Kita cocokan saja dengan lingkungan yang kita pijak saat itu dan tentunya wajib mengikuti imam di masjid sana, bukan malah memberanikan diri menegur karena tidak sama dengan yang biasa kita kerjakan.

Sekian dari kami tentang artikel ini demikian dari saya sebagai penulis semoga tidak ada percekcokan lagi antara yang benar dengan yang benar. Terimakasih. Assalamu’alaikum

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.